007 - Kehidupan Keluarga Rasulullah SAW
๐ด๐ด๐๐ด๐๐ด๐ด
๐ OneDayOneSiroh-III
⚜Materi 007 ⚜
ุงََُّูููู َّ ุตَِّู ุนََูู ู ُุญَู َّุฏٍ َู ุนََูู ุขِู ู ُุญَู ุฏ
๐ Kehidupan Keluarga Rasulullah SAW ๐
๐นLelaki paruh baya berbadan tegap diam termenung kembali. Sesekali telapak tangannya mengusap wajahnya. Ditariknya nafas dalam-dalam. Dengan enggan, dihembuskanlah kembali. Lelaki itu gundah gulana. Dia teringat nadzarnya.
๐ธ"Jika aku punya sepuluh anak laki-laki, ketika mereka sudah dewasa akan aku kurbankan 1 orang," begitu nadzarnya.
๐บLelaki bernama Abdul Muthalib itu merasa sekaranglah saatnya menunaikan nazar itu. Ke-10 anak lelakinya sudah tumbuh dewasa, mereka sehat, dan tampan. Tidak ada alasan baginya untuk menunda nazar tersebut.
๐Pada suatu siang yang terik, Abdul Muthalib memanggil ke-10 putranya. Dia mengutarakan ulang nazarnya yang akan segera dibayar. Ternyata mereka tidak rela dengan itu.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
⚜ MATERI 007 ⚜
๐บ๐ธ๐น๐บ๐น๐ธ๐บ
๐ OneDayOneSiroh-III
⚜Materi 007 ⚜
ุงََُّูููู َّ ุตَِّู ุนََูู ู ُุญَู َّุฏٍ َู ุนََูู ุขِู ู ُุญَู ุฏ
๐ Kehidupan Keluarga Rasulullah SAW ๐
๐นLelaki paruh baya berbadan tegap diam termenung kembali. Sesekali telapak tangannya mengusap wajahnya. Ditariknya nafas dalam-dalam. Dengan enggan, dihembuskanlah kembali. Lelaki itu gundah gulana. Dia teringat nadzarnya.
๐ธ"Jika aku punya sepuluh anak laki-laki, ketika mereka sudah dewasa akan aku kurbankan 1 orang," begitu nadzarnya.
๐บLelaki bernama Abdul Muthalib itu merasa sekaranglah saatnya menunaikan nazar itu. Ke-10 anak lelakinya sudah tumbuh dewasa, mereka sehat, dan tampan. Tidak ada alasan baginya untuk menunda nazar tersebut.
๐Pada suatu siang yang terik, Abdul Muthalib memanggil ke-10 putranya. Dia mengutarakan ulang nazarnya yang akan segera dibayar. Ternyata mereka tidak rela dengan itu.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
⚜ MATERI 007 ⚜
๐บ๐ธ๐น๐บ๐น๐ธ๐บ
Comments
Post a Comment